HADIST TENTANG KEMUNCULAN IMAM MAHDI

Akidah Ibadah dan Akhlaq

Rasulullah ﷺ bersabda:

Dari Abu Asma Ar Rahabi dari Tsauban dia berkata, Rasulullah ﷺ bersabda: Kelak tiga orang akan berperang di dekat perbendaharaan kalian ini (yaitu Ka’bah), dan kesemuanya adalah anak khalifah. Dan tidak ada yang menang melainkan satu orang, lalu muncullah bendera-bendera hitam dari wilayah timur, mereka lantas memerangi kalian dengan peperangan sengit yang sama sekali belum pernah dilakukan kaum manapun. Jika kalian melihatnya, maka berbaiatlah kepadanya walaupun sambil merangkak di atas salju, karena sesungguhnya dia adalah khalifah Allah Al Mahdi.” (HR: Ibnu Majah

Rasulullah ﷺ bersabda:

Dari Abu Sa’id Al Khudri ia berkata, Rasulullah ﷺ bersabda: Al Mahdi itu dari keturunanku, dahinya lebar dan hidungnya mancung, ia akan memenuhi bumi dengan keadilan sebagaimana bumi pernah dipenuhi dengan kejahatan dan kezhaliman. Ia akan berkuasa selama tujuh tahun.” (HR: Abu Daud).

Rasulullah ﷺ bersabda bahwasanya al-Mahdi tidak akan keluar hingga jiwa-jiwa yang tak berdosa (suci) terbunuh. Apabila jiwa-jiwa suci itu terbunuh maka penduduk langit dan bumi marah atas kematian mereka. Lalu orang-orang mendatangi al-Mahdi mereka mengaraknya seperti seorang pengantin diarak kepada suaminya pada malam pesta pernikahannya. (Musannif Abu Syaibah).

Rasulullah ﷺ bersabda: Wahai anak Hawalah, apabila engkau melihat kekhilafahan telah turun di bumi yang disucikan maka sungguh telah dekat bencana gempa dan berbagai kesedihan serta perkara-perkara besar. Pada saat itu Hari Kiamat lebih dekat kepada orang-orang daripada tanganku ini dari kepalaku.” (HR: Abu Daud)

Seorang Muslimah:
Dari Abu Sa’id al-Khudri, dia berkata, Rasulullah ﷺ bersabda: Aku berikan kabar gembira kepada kalian dengan datangnya al-Mahdi, ia diutus kepada umatku ketika terjadi perselisihan dan keguncangan di antara manusia.” (HR: Ahmad

Maka pertanda munculnya Imam Mahdi adalah terjadi goncangan (gempa) dan perselisihan (kesedihan) antar manusia terlebih dahulu, maka sebelum terjadi gempa dan perselisihan akan diawali dengan tegaknya khilafah di Baitul Maqdis.

Rasulullah ﷺ bersabda:

Dari Malik bin Yukhamir dari Mu’adz bin Jabal ia berkata, Rasulullah ﷺ bersabda: Ramainya Baitul Maqdis adalah tanda kehancuran kota Madinah, hancurnya kota Madinah adalah tanda terjadinya peperangan besar, terjadinya peperangan besar adalah tanda dari pembukaan kota Konstantinopel, dan pembukaan kota Konstantinopel adalah tanda keluarnya Dajjal.” (HR: Abu Daud)

Rasulullah Shalallahu ‘alaihi wassalam bersabda:

لَوْ لَمْ يَبْقَ مِنْ الدُّنْيَا إِلَّا يَوْمٌ لَطَوَّلَ اللَّهُ ذَلِكَ الْيَوْمَ حَتَّى يَبْعَثَ فِيهِ رجل مِنْ أَهْلِ بَيْتِي يُوَاطِئُ اسْمُهُ اسْمِي وَاسْمُ أَبِيهِ اسْمُ أَبِي يَمْلَأُ الارض قِسْطًا وَعَدْلًا كَمَا مُلِئَتْ ظُلْمًا وَجَوْرًا

“Andaikan dunia tinggal sehari lagi, Allah Taala akan panjangkan hari tersebut sehingga diutus padanya seorang lelaki dari ahli baitku (keturunanku) namanya serupa namaku dan nama ayahnya serupa nama ayahku (Muhammad bin Abdillah). Ia akan penuhi bumi dengan kejujuran dan keadilan sebagaimana sebelumnya dipenuhi dengan kezaliman dan penindasaan.” (HR Abu Dawud, No 9435, dan dishohihkan oleh al Albani, Shohih al Jami’ as Shoghir, No 5304

Rasulullah ﷺ bersabda:

Dari Malik bin Yukhamir dari Mu’adz bin Jabal ia berkata, Rasulullah ﷺ bersabda: Ramainya Baitul Maqdis adalah tanda kehancuran kota Madinah, hancurnya kota Madinah adalah tanda terjadinya peperangan besar, terjadinya peperangan besar adalah tanda dari pembukaan kota Konstantinopel, dan pembukaan kota Konstantinopel adalah tanda keluarnya Dajjal.” (HR: Abu Daud)

Beranda Kajian Islam

Beranda Menyongsong Massa


Komentar

Tinggalkan komentar

Rancang situs seperti ini dengan WordPress.com
Mulai