Satu Hadist Satu Hari
Bandung, 8 April 2022/1443 H
Bersahur Membedakan Puasa Muslim dengan Akhli Kitab (Yahudi dan Nasrani)
عَنْ عَمْرِو بْنِ الْعَاصِ أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ فَصْلُ مَا بَيْنَ صِيَامِنَا وَصِيَامِ أَهْلِ الْكِتَابِ أَكْلَةُ السَّحَرِ
Daripada Amru Ibnu Al-Ash RA, Sesungguhnya Rasulullah SAW bersabda: “Perbedaan antara puasa kita dengan puasa Ahli Kitab adalah makan sahur.” (HR Muslim No: 1836) Status: Hadis Sahih
Pengajaran:
- Ibadah puasa yang diwajibkan ke atas umat Islam sama juga dengan ibadat puasa yang telah pun diwajibkan kepada ahli kitab (yahudi dan nasrani). Tetapi terdapat beberapa perbedaan di antaranya ialah :
a. Umat Islam diwajibkan berpuasa setahun sekali yaitu pada bulan Ramadhan.
b. Disunatkan bagi orang Islam yang hendak berpuasa makan sahur sebelum masuk waktu subuh.
- Ibadat puasa kita perlu berbeda dengan ibadat puasa ahli kitab yaitu dengan kita makan sahur sebelum fajar.
- Bersahurlah walaupun dengan seteguk air atau sebiji kurma.
- Umat Islam yang berpuasa dengan niat ikhlas kerana Allah akan mendapat ganjaran pahala yang melimpah-limpah di akhirat dan beroleh berbagai-bagai pertolongan di dunia lagi.
Bagi yang berpuasa sebaiknya bersahurlah sebagai mencontohi amalan Rasulullah SAW dalam ibadat puasa dan ia membedakan ibadat puasa orang Islam dengan puasa ahli kitab.
08 April 2022
06 Ramadan 1443 H
Beranda Menyongsong Massa
Tinggalkan komentar