LAHIRNYA SEORANG MUSLIM YANG AKAN MENDAPAT PETUNJUK KE-NABI-AN

(Ar-Ru’ya ash-Shadiqah) DIAKHIR ZAMAN DALAM BENTUK MIMPI

Bandung, 23 Mei 2022 / 1443 H


Seri ke 8 :

KUMPULAN HADITS MUSNAD AHMAD YANG MENJELASKAN AKAN LAHIRNYA SEORANG MUSLIM YANG AKAN MENDAPAT PETUNJUK KE-NABI-AN (Ar-Ru’ya ash-Shadiqah) DIAKHIR ZAMAN DALAM BENTUK MIMPI

Disusun oleh Majelis GAZA (Gerakan Akhir Zaman).

1). Nomor 21630 :
(kabar gembira di dalam kehidupan dunia dan Akhirat adalah mimpi baik yang diperlihatkan kepada seseorang)
حَدَّثَنَا وَكِيعٌ حَدَّثَنَا عَلِيُّ بْنُ الْمُبَارَكِ عَنْ يَحْيَى بْنِ أَبِي كَثِيرٍ عَنْ أَبِي سَلَمَةَ عَنْ عُبَادَةَ بْنِ الصَّامِتِ قَالَ
سَأَلْتُ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ عَنْ قَوْلِهِ تَبَارَكَ وَتَعَالَى
{ لَهُمْ الْبُشْرَى فِي الْحَيَاةِ الدُّنْيَا وَفِي الْآخِرَةِ }
فَقَالَ هِيَ الرُّؤْيَا الصَّالِحَةُ يَرَاهَا الْمُسْلِمُ أَوْ تُرَى لَهُ
Telah bercerita kepada kami Waki’ telah bercerita kepada kami ‘Ali bin Al Mubarok dari Yahya bin Abu Katsir dari Abu Salamah dari ‘Ubadah bin Ash Shamit berkata, Saya bertanya kepada Rasulullah tentang firman Allah Tabaraka wa Ta’ala “Bagi mereka kabar gembira di dalam kehidupan dunia dan Akhirat” Rasulullah ﷺ bersabda, “Itu adalah mimpi baik yang dilihat oleh seorang muslim atau diperlihatkan kepadanya.”

2). Nomor 21631 :
(kabar gembira di dalam kehidupan dunia dan Akhirat adalah mimpi baik yang dilihat oleh seorang shalih atau diperlihatkan kepadanya)
حَدَّثَنَا عَفَّانُ حَدَّثَنَا أَبَانُ حَدَّثَنِي يَحْيَى عَنْ أَبِي سَلَمَةَ عَنْ عُبَادَةَ بْنِ الصَّامِتِ أَنَّهُ
سَأَلَ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَقَالَ يَا رَسُولَ اللَّهِ أَرَأَيْتَ قَوْلَ اللَّهِ تَبَارَكَ وَتَعَالَى
{ لَهُمْ الْبُشْرَى فِي الْحَيَاةِ الدُّنْيَا وَفِي الْآخِرَةِ }
فَقَالَ لَقَدْ سَأَلْتَنِي عَنْ شَيْءٍ مَا سَأَلَنِي عَنْهُ أَحَدٌ مِنْ أُمَّتِي أَوْ أَحَدٌ قَبْلَكَ قَالَ تِلْكَ الرُّؤْيَا الصَّالِحَةُ يَرَاهَا الرَّجُلُ الصَّالِحُ أَوْ تُرَى لَهُ
Telah menceritakan kepada kami ‘Affan telah bercerita kepada kami Aban telah bercerita kepadaku Yahya dari Abu Salamah dari ‘Ubadah bin Ash Shamit bahwa ia bertanya kepada Rasulullah ﷺ; bagaimana menurut baginda firman Allah Subhanahu wa Ta’ala, “Bagi mereka kabar gembira di dalam kehidupan dunia dan Akhirat” Rasulullah ﷺ bersabda, “Engkau bertanya sesuatu padaku yang telah ditanya sebelumnya oleh salah seorang dari umatku, Itu adalah mimpi baik yang dilihat oleh seorang shalih atau diperlihatkan kepadanya.”

3) Nomor 21678
(Bagi mereka kabar gembira dalam kehidupan dunia dan Akhirat adalah mimpi baik yang dilihat oleh seorang hamba atau diperlihatkan kepadanya)
حَدَّثَنَا أَبُو سَعِيدٍ مَوْلَى بَنِي هَاشِمٍ حَدَّثَنَا حَرْبٌ حَدَّثَنَا يَحْيَى يَعْنِي ابْنَ أَبِي كَثِيرٍ عَنْ أَبِي سَلَمَةَ عَنْ عُبَادَةَ بْنِ الصَّامِتِ أَنَّهُ
سَأَلَ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ عَنْ هَذِهِ الْآيَةِ
{ لَهُمْ الْبُشْرَى فِي الْحَيَاةِ الدُّنْيَا وَفِي الْآخِرَةِ }
قَالَ هِيَ الرُّؤْيَا الصَّالِحَةُ يَرَاهَا الْعَبْدُ أَوْ تُرَى لَهُ
Telah menceritakan kepada kami Abu Sa’id, budak Bani Hasyim telah bercerita kepada kami Harb telah bercerita kepada kami Yahya bin Abu Katsir dari Abu Salamah dari ‘Ubadah bin Ash Shamit bahwa ia bertanya kepada Rasulullah ﷺ tentang ayat ini “Bagi mereka kabar gembira dalam kehidupan dunia dan Akhirat” Rasulullah ﷺ bersabda, “Itu adalah mimpi baik yang dilihat oleh seorang hamba atau diperlihatkan kepadanya.”

4) Nomor 21704
(kabar gembira di dalam kehidupan dunia dan Akhirat adalah mimpi baik yang dilihat oleh seorang muslim atau diperlihatkan kepadanya)
حَدَّثَنَا أَبُو الْمُغِيرَةِ حَدَّثَنَا صَفْوَانُ حَدَّثَنِي حُمَيْدُ بْنُ عَبْدِ الرَّحْمَنِ الْيَزَنِيُّ
أَنَّ رَجُلًا سَأَلَ عُبَادَةَ بْنَ الصَّامِتِ عَنْ قَوْلِ اللَّهِ
{ لَهُمْ الْبُشْرَى فِي الْحَيَاةِ الدُّنْيَا }
فَقَالَ عُبَادَةُ سَأَلْتُ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَقَالَ لَقَدْ سَأَلْتَنِي عَنْ أَمْرٍ مَا سَأَلَنِي عَنْهُ أَحَدٌ مِنْ أُمَّتِي تِلْكَ الرُّؤْيَا الصَّالِحَةُ يَرَاهَا الْمُؤْمِنُ أَوْ تُرَى لَهُ
Telah menceritakan kepada kami Abu Al Mughirah telah bercerita kepada kami Shafwan telah bercerita kepadaku Humaid bin ‘Abdur Rahman Al Yazani bahwa seseorang bertanya kepada ‘Ubadah bin Ash Shamit tentang firman Allah Subhanahu wa Ta’ala, “Bagi mereka kabar gembira di dalam kehidupan dunia dan Akhirat” ‘Ubadah bin Ash Shamit menjawab: Aku pernah bertanya kepada Rasulullah ﷺ, beliau bersabda, “Kau bertanya padaku tentang sesuatu yang pernah ditanyakan oleh seseorang dari umatku, itu adalah mimpi baik yang dilihat oleh seorang muslim atau diperlihatkan kepadanya.”

5). Nomor 3378 :
(setan tidak dapat mengubah diri seperti Rasulullah ﷺ )
حَدَّثَنَا إِسْحَاقُ هُوَ الْأَزْرَقُ حَدَّثَنَا سُفْيَانُ عَنْ أَبِي إِسْحَاقَ عَنْ أَبِي الْأَحْوَصِ عَنْ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ مَسْعُودٍ قَالَ
قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ مَنْ رَآنِي فِي الْمَنَامِ فَقَدْ رَآنِي فَإِنَّ الشَّيْطَانَ لَا يَنْبَغِي لَهُ أَنْ يَتَمَثَّلَ بِمَثَلِي
Telah menceritakan kepada kami Ishaq ia adalah Al Azraq telah menceritakan kepada kami Sufyan dari Abu Ishaq dari Abu Al Ahwash dari Abdullah bin Mas’ud ia berkata; Rasulullah ﷺ bersabda, “Barangsiapa yang melihatku dalam mimpi maka sungguh ia telah melihatku, karena setan tidak dapat mengubah diri seperti diriku.”

6). Nomor 3608 :
(setan tidak dapat menyerupai wajah Rasulullah ﷺ)
حَدَّثَنَا وَكِيعٌ عَنْ سُفْيَانَ عَنْ أَبِي حَصِينٍ عَنْ أَبِي صَالِحٍ عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ قَالَ
قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ مَنْ رَآنِي فِي الْمَنَامِ فَقَدْ رَآنِي فِي الْيَقَظَةِ فَإِنَّ الشَّيْطَانَ لَا يَتَمَثَّلُ عَلَى صُورَتِي
حَدَّثَنَا وَكِيعٌ عَنْ سُفْيَانَ عَنْ أَبِي إِسْحَاقَ عَنْ أَبِي الْأَحْوَصِ عَنْ عَبْدِ اللَّهِ عَنْ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ مِثْلَهُ
Telah menceritakan kepada kami Waki’ dari Sufyan dari Abu Hushain dari Abu Shalih dari Abu Hurairah ia berkata; Rasulullah ﷺ bersabda, “Barangsiapa yang bermimpi melihatku, seperti ia melihatku ketika terjaga, karena setan tidak dapat menyerupai wajahku.” Telah menceritakan kepada kami Waki’ dari Sufyan dari Abu Ishaq dari Abu Al Ahwash dari Abdullah dari Nabi ﷺ seperti itu.

7). Nomor 3977 :
(setan tidak dapat menyerupai wajah Rasulullah ﷺ)
حَدَّثَنَا وَكِيعٌ عَنْ سُفْيَانَ عَنْ أَبِي حَصِينٍ عَنْ أَبِي صَالِحٍ عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ قَالَ
قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ مَنْ رَآنِي فِي الْمَنَامِ فَقَدْ رَآنِي فِي الْيَقَظَةِ فَإِنَّ الشَّيْطَانَ لَا يَتَمَثَّلُ عَلَى صُورَتِي
حَدَّثَنَا وَكِيعٌ عَنْ سُفْيَانَ عَنْ أَبِي إِسْحَاقَ عَنْ أَبِي الْأَحْوَصِ عَنْ عَبْدِ اللَّهِ عَنْ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ مِثْلَهُ
Telah menceritakan kepada kami Waki’ dari Sufyan dari Abu Hushain dari Abu Shalih dari Abu Hurairah ia berkata; Rasulullah ﷺ bersabda, “Barangsiapa yang bermimpi melihatku, seperti ia melihatku ketika terjaga, karena setan tidak dapat menyerupai wajahku.” Telah menceritakan kepada kami Waki’ dari Sufyan dari Abu Ishaq dari Abu Al Ahwash dari Abdullah dari Nabi ﷺ seperti itu.

8) Nomor 6871
(Barangsiapa melihat Rasulullah ﷺ di dalam mimpi sungguh dia telah melihat Rasulullah ﷺ yang sebenarnya karena sesungguhnya setan tidak bisa menyerupai Rasulullah ﷺ )
حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ فُضَيْلٍ حَدَّثَنَا عَاصِمُ بْنُ كُلَيْبٍ عَنْ أَبِيهِ عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ قَالَ
قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ مَنْ رَآنِي فِي الْمَنَامِ فَقَدْ رَآنِي فَإِنَّ الشَّيْطَانَ لَا يَتَمَثَّلُ بِي وَقَالَ ابْنُ فُضَيْلٍ مَرَّةً يَتَخَيَّلُ بِي فَإِنَّ رُؤْيَا الْعَبْدِ الْمُؤْمِنِ الصَّادِقَةَ الصَّالِحَةَ جُزْءٌ مِنْ سَبْعِينَ جُزْءًا مِنْ النُّبُوَّةِ
Telah menceritakan kepada kami Muhammad bin Fudlail telah menceritakan kepada kami ‘Ashim bin Kulaib dari bapaknya dari Abu Hurairah, dia berkata; Rasulullah ﷺ bersabda, “Barangsiapa melihatku di dalam mimpi sungguh dia telah melihatku (yang sebenarnya), karena sesungguhnya setan tidak bisa menyerupai aku” -Ibnu fidloil berkata, “Menghayalkan aku-, Sesungguhnya mimpi seorang mukmin yang benar adalah satu bagian dari tujuh puluh bagian kenabian.”

9)Nomor 8948
(setan tidak bisa mengubah wujudnya seperti Rasulullah ﷺ)
حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ جَعْفَرٍ حَدَّثَنَا شُعْبَةُ عَنْ أَبِي حَصِينٍ قَالَ سَمِعْتُ ذَكْوَانَ أَبَا صَالِحٍ يُحَدِّثُ عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ قَالَ
قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ مَنْ رَآنِي فِي الْمَنَامِ فَقَدْ رَآنِي إِنَّ الشَّيْطَانَ لَا يَتَصَوَّرُ بِي قَالَ شُعْبَةُ أَوْ قَالَ لَا يَتَشَبَّهُ بِي وَمَنْ كَذَبَ عَلَيَّ مُتَعَمِّدًا فَلْيَتَبَوَّأْ مَقْعَدَهُ مِنْ النَّارِ
Telah menceritakan kepada kami Muhammad bin Ja’far telah menceritakan kepada kami Syu’bah dari Abu Hashin, dia berkata; aku mendengar Dzakwan Abu Shalih menceritakan dari Abu Hurairah, ia berkata; Rasulullah ﷺ bersabda, “Barangsiapa melihatku di dalam mimpi maka benar-benar ia telah melihatku, karena sesungguhnya setan tidak bisa mengubah wujudnya seperti aku.” Syu’bah berkata; Atau beliau bersabda, “Tidak dapat menyerupaiku, dan barangsiapa berkata atas namaku dengan sesuatu yang aku tidak mengatakannya, maka hendaklah ia menyiapkan tempat duduknya di dalam neraka.”

10) Nomor 9675
(setan tidak dapat mengubah diri seperti diri Rasulullah ﷺ )
حَدَّثَنَا إِسْحَاقُ هُوَ الْأَزْرَقُ حَدَّثَنَا سُفْيَانُ عَنْ أَبِي إِسْحَاقَ عَنْ أَبِي الْأَحْوَصِ عَنْ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ مَسْعُودٍ قَالَ
قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ مَنْ رَآنِي فِي الْمَنَامِ فَقَدْ رَآنِي فَإِنَّ الشَّيْطَانَ لَا يَنْبَغِي لَهُ أَنْ يَتَمَثَّلَ بِمَثَلِي
Telah menceritakan kepada kami Ishaq ia adalah Al Azraq telah menceritakan kepada kami Sufyan dari Abu Ishaq dari Abu Al Ahwash dari Abdullah bin Mas’ud ia berkata; Rasulullah ﷺ bersabda, “Barangsiapa yang melihatku dalam mimpi maka sungguh ia telah melihatku, karena setan tidak dapat mengubah diri seperti diriku.”

11) Nomor 13346
(setan tidak bisa menyerupai Rasulullah ﷺ, dan mimpi orang mukmin adalah bagian dari empat puluh enam bagian kenabian)
حَدَّثَنَا عَفَّانُ حَدَّثَنَا عَبْدُ الْعَزِيزِ بْنُ الْمُخْتَارِ حَدَّثَنَا ثَابِتٌ حَدَّثَنَا أَنَسُ بْنُ مَالِكٍ قَالَ
قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ مَنْ رَآنِي فِي الْمَنَامِ فَقَدْ رَآنِي فَإِنَّ الشَّيْطَانَ لَا يَتَمَثَّلُ بِي وَرُؤْيَا الْمُؤْمِنِ جُزْءٌ مِنْ سِتَّةٍ وَأَرْبَعِينَ جُزْءًا مِنْ النُّبُوَّةِ
قَالَ عَفَّانُ فَسَأَلْتُ حَمَّادًا فَحَدَّثَنِي بِهِ وَذَهَبَ فِي حِرَّوْرِهِ
Telah menceritakan kepada kami ‘Affan telah menceritakan kepada kami Abdul Aziz bin Al mukhtar telah menceritakan kepada kami Tsabit telah menceritakan kepada kami Anas bin Malik berkata; Rasulullah ﷺ bersabda, “Barangsiapa melihatku dalam mimpi sungguh dia telah melihatku, karena setan tidak bisa menyerupaiku, dan mimpi orang mukmin adalah salah bagian dari empat puluh enam bagian kenabian”. ‘Affan berkata; saya telah bertanya kepada Hammad lalu dia menceritakan kepadaku dengan hadits itu dan dia pergi.

12) Nomor 14252
(setan tidak bisa menyerupai wajah Rasulullah ﷺ)
حَدَّثَنَا حُجَيْنٌ وَيُونُسُ قَالَا حَدَّثَنَا اللَّيْثُ بْنُ سَعْدٍ عَنْ أَبِي الزُّبَيْرِ عَنْ جَابِرٍ
أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ مَنْ رَآنِي فِي النَّوْمِ فَقَدْ رَآنِي إِنَّهُ لَا يَنْبَغِي لِلشَّيْطَانِ أَنْ يَتَمَثَّلَ فِي صُورَتِي وَقَالَ إِذَا حَلَمَ أَحَدُكُمْ فَلَا يُخْبِرَنَّ النَّاسَ بِتَلَعُّبِ الشَّيْطَانِ بِهِ فِي الْمَنَامِ
Telah bercerita kepada kami Hujain dan Yunus berkata; telah bercerita kepada kami Al Laits bin Sa’d dari Abu Az Zubair dari Jabir sesungguhnya Rasulullah ﷺ bersabda, “Barangsiapa yang melihatku dalam mimpi maka ia telah melihatku, karena setan tidak bisa menyerupai wajahku” Dan bersabda, “Apabila salah seorang diantara kalian bermimpi, janganlah dia memberitahu orang-orang bahwa ia telah dipermainkan setan dalam mimpinya”.

13) Nomor 15318
(Barangsiapa melihat Rasulullah ﷺ dalam mimpi, sungguh dia telah melihat Rasulullah ﷺ)
حَدَّثَنَا حُسَيْنُ بْنُ مُحَمَّدٍ حَدَّثَنَا خَلَفٌ يَعْنِي ابْنَ خَلِيفَةَ عَنْ أَبِي مَالِكٍ الْأَشْجَعِيِّ عَنْ أَبِيهِ قَالَ
قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ مَنْ رَآنِي فِي الْمَنَامِ فَقَدْ رَآنِي
Telah menceritakan kepada kami Husain bin Muhammad telah menceritakan kepada kami Khalaf yaitu Ibnu Khalifah, dari Abu Malik Al Asja’i dari Bapaknya berkata; Rasulullah ﷺ bersabda, “Barangsiapa melihatku dalam mimpi, sungguh dia telah melihatku”.

14) Nomor 21558
(Barangsiapa bermimpi melihat Rasulullah ﷺ berarti ia melihat Rasulullah ﷺ dengan sebenarnya)
حَدَّثَنَا يَعْقُوبُ حَدَّثَنِي ابْنُ أَخِي ابْنِ شِهَابٍ عَنْ مُحَمَّدِ بْنِ شِهَابٍ حَدَّثَنِي أَبُو سَلَمَةَ بْنُ عَبْدِ الرَّحْمَنِ بْنِ عَوْفٍ أَنَّ أَبَا هُرَيْرَةَ قَالَ
سَمِعْتُ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَقُولُ مِنْ رَآنِي فِي الْمَنَامِ فَسَيَرَانِي فِي الْيَقَظَةِ أَوْ فَكَأَنَّمَا رَآنِي فِي الْيَقَظَةِ لَا يَتَمَثَّلُ الشَّيْطَانُ بِي
فَقَالَ أَبُو سَلَمَةَ قَالَ أَبُو قَتَادَةَ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ مَنْ رَآنِي فَقَدْ رَآنِي الْحَقَّ
Telah menceritakan kepada kami Ya’qub telah menceritakan kepadaku saudara sepupuku Ibnu Syihab dari Muhammad bin Syihab telah menceritakan kepadaku Abu Salamah bin ‘Abdur Rahman bin ‘Auf, bahwa Abu Hurairah berkata; Aku mendengar Rasulullah ﷺ bersabda, “Barangsiapa melihatku dalam mimpi maka ia akan melihatku saat terjaga -atau “Seolah-oleh melihatku saat terjaga”- karena setan tidak bisa menyerupaiku.” Berkata Abu Salamah: Abu Qatadah berkata, Rasulullah ﷺ bersabda, “Barangsiapa bermimpi melihatku berarti ia melihatku dengan sebenarnya.”

15) Nomor 25951
(Barangsiapa melihat Rasulullah ﷺ dalam mimpi, sungguh ia telah melihat Rasulullah ﷺ)
حَدَّثَنَا حُسَيْنُ بْنُ مُحَمَّدٍ وَسُرَيْجُ بْنُ النُّعْمَانِ قَالَا حَدَّثَنَا خَلَفٌ عَنْ أَبِي مَالِكٍ الْأَشْجَعِيِّ عَنْ أَبِيهِ قَالَ
قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ مَنْ رَآنِي فِي الْمَنَامِ فَقَدْ رَآنِي
Telah menceritakan kepada kami Husain bin Muhammad dan Suraij bin Nu’man keduanya berkata, telah menceritakan kepada kami Khalaf dari Abu Malik Al Asyja’i dari ayahnya dia berkata, “Rasulullah ﷺ bersabda, “Barangsiapa melihatku dalam mimpi, sungguh ia telah melihatku.”

1 sisa kenabian
16) Nomor 1801
(Tidak ada yang tersisa dari tanda-tanda keNabian kecuali mimpi yang benar)
حَدَّثَنَا سُفْيَانُ حَدَّثَنَا سُلَيْمَانُ بْنُ سُحَيْمٍ قَالَ سُفْيَانُ لَمْ أَحْفَظْ عَنْهُ غَيْرَهُ قَالَ سَمِعْتُهُ عَنْ إِبْرَاهِيمَ بْنِ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ مَعْبَدِ بْنِ عَبَّاسٍ عَنْ أَبِيهِ عَنِ ابْنِ عَبَّاسٍ قَالَ
كَشَفَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ عَنْ السِّتَارَةِ وَالنَّاسُ صُفُوفٌ خَلْفَ أَبِي بَكْرٍ فَقَالَ أَيُّهَا النَّاسُ إِنَّهُ لَمْ يَبْقَ مِنْ مُبَشِّرَاتِ النُّبُوَّةِ إِلَّا الرُّؤْيَا الصَّالِحَةُ يَرَاهَا الْمُسْلِمُ أَوْ تُرَى لَهُ ثُمَّ قَالَ أَلَا إِنِّي نُهِيتُ أَنْ أَقْرَأَ رَاكِعًا أَوْ سَاجِدًا فَأَمَّا الرُّكُوعُ فَعَظِّمُوا فِيهِ الرَّبَّ وَأَمَّا السُّجُودُ فَاجْتَهِدُوا فِي الدُّعَاءِ فَقَمِنٌ أَنْ يُسْتَجَابَ لَكُمْ
Telah menceritakan kepada kami Sufyan telah menceritakan kepada kami Sulaiman bin Suhaim, Sufyan berkata; aku tidak hafal darinya selain hadits ini, dia berkata; saya mendengarnya dari Ibrahim bin Abdullah bin Ma’bad bin Abbas dari Bapaknya dari Ibnu Abbas berkata; Rasulullah ﷺ menyingkap tirai, sedangkan orang-orang berbaris di belakang Abu Bakar. Beliau bersabda, “Wahai manusia! Sesungguhnya tidak ada yang tersisa dari tanda-tanda keNabian kecuali mimpi yang benar, yang dilihat oleh seorang muslim atau diperlihatkan padanya.” Kemudian beliau bersabda, “Ketahuilah, aku dilarang membaca (surat) pada saat rukuk dan sujud. Kalau kalian melakukan rukuk, maka agungkanlah Rabb di dalamnya. Sedang jika kalian bersujud, maka bersungguh-sungguhlah kalian dalam berdoa karena (doa pada saat itu) berhak untuk dikabulkan.”

17) Nomor 7962
(setelah Rasulullah ﷺ tidak akan tersisa lagi sesuatu dari kenabian kecuali hanya mimpi yang benar)
حَدَّثَنَا رَوْحٌ وَأَبُو الْمُنْذِرِ قَالَا ثَنَا مَالِكٌ عَنْ إِسْحَاقَ بْنِ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ أَبِي طَلْحَةَ عَنْ زُفَرِ بْنِ صَعْصَعَةَ بْنِ مَالِكٍ عَنْ أَبِيهِ عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ
أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ كَانَ إِذَا انْصَرَفَ مِنْ صَلَاةِ الْغَدَاةِ يَقُولُ هَلْ رَأَى أَحَدٌ مِنْكُمْ اللَّيْلَةَ رُؤْيَا إِنَّهُ لَيْسَ يَبْقَى بَعْدِي مِنْ النُّبُوَّةِ إِلَّا الرُّؤْيَا الصَّالِحَةُ
Telah menceritakan kepada kami Rauh dan Abu Al Mundzir mereka berkata, telah menceritakan kepada kami Malik dari Ishaq bin Abdullah bin Abi Thalhah dari Zufar bin Sha’sha’ah bin Malik dari bapaknya dari Abu Hurairah, dia berkata; Bahwasanya Rasulullah ﷺ ketika selesai dari shalat Subuh, beliau bersabda, “Apakah salah seorang dari kalian semalam ada yang bermimpi? karena setelahku tidak akan tersisa lagi sesuatu dari kenabian kecuali hanya mimpi yang benar.”

18) Nomor 22679
(Tidak ada kenabian setelah Rasulullah ﷺ kecuali berita gembira-berita gembira yaitu mimpi baik)
حَدَّثَنَا يُونُسُ بْنُ مُحَمَّدٍ حَدَّثَنَا حَمَّادٌ يَعْنِي ابْنَ زَيْدٍ حَدَّثَنَا عُثْمَانُ بْنُ عُبَيْدٍ الرَّاسِبِيُّ قَالَ سَمِعْتُ أَبَا الطُّفَيْلِ قَالَ
قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ لَا نُبُوَّةَ بَعْدِي إِلَّا الْمُبَشِّرَاتِ قَالَ قِيلَ وَمَا الْمُبَشِّرَاتُ يَا رَسُولَ اللَّهِ قَالَ الرُّؤْيَا الْحَسَنَةُ أَوْ قَالَ الرُّؤْيَا الصَّالِحَةُ
Telah bercerita kepada kami Yunus bin Muhammad telah bercerita kepada kami Hammad bin Zaid telah bercerita kepada kami CD’Utsman bin ‘Ubaid Ar Rasibi berkata, Aku mendengar Abu Ath Thufail berkata, Rasulullah ﷺ bersabda, “Tidak ada kenabian setelahku kecuali berita gembira-berita gembira.” Beliau ditanya: Apa itu berita gembira-berita gembira? Rasulullah ﷺ bersabda, “Mimpi baik.”

19) Nomor 23829
(Tidak ada lagi sesudah Nabi ﷺ kenabian kecuali kabar-kabar gembira yaitu mimpi yang baik)
حَدَّثَنَا يَحْيَى بْنُ أَيُّوبَ قَالَ حَدَّثَنَا سَعِيدُ بْنُ عَبْدِ الرَّحْمَنِ الْجُمَحِيُّ عَنْ هِشَامِ بْنِ عُرْوَةَ عَنْ أَبِيهِ عَنْ عَائِشَةَ
أَنَّ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ لَا يَبْقَى بَعْدِي مِنْ النُّبُوَّةِ شَيْءٌ إِلَّا الْمُبَشِّرَاتُ قَالُوا يَا رَسُولَ اللَّهِ وَمَا الْمُبَشِّرَاتُ قَالَ الرُّؤْيَا الصَّالِحَةُ يَرَاهَا الرَّجُلُ أَوْ تُرَى لَهُ
قَالَ أَبُو عَبْد الرَّحْمَنِ وَقَدْ سَمِعْتُ مِنْ يَحْيَى بْنِ أَيُّوبَ هَذَا الْحَدِيثَ غَيْرَ مَرَّةٍ حَدَّثَنَاهُ يَحْيَى بْنُ أَيُّوبَ أَمْلَاهُ عَلَيْنَا إِمْلَاءً قَالَ حَدَّثَنَا سَعِيدُ بْنُ عَبْدِ الرَّحْمَنِ الْجُمَحِيُّ مِثْلَهُ
Telah menceritakan kepada kami Yahya bin Ayyub, dia berkata; Telah menceritakan kepada kami Sa’id bin Abdurrahman Al-Jumahiy dari Hisyam bin Urwah dari ayahnya dari Aisyah bahwasanya Nabi ﷺ bersabda, “Tidak ada lagi sesudahku kenabian kecuali kabar-kabar gembira.” Para sahabat bertanya, “Wahai Rasulullah apa kabar gembira tesebut?” Rasulullah bersabda, “Yaitu mimpi yang baik (yang benar) yang dilihat oleh seseorang atau diperlihatkan kepadanya.” Abu Abdur Rahman berkata; Sungguh saya telah mendengar hadits dari Yahya bin Ayyub tidak hanya sekali saja, telah bercerita kepada kami Yahya bin Ayyub dengan cara ia mendikte cerita tersebut kepadaku, ia berkata; telah bercerita kepada kami Said bin Abdir Rahman Al Jumahi seperti itu.

Bagian kenabian
20) Nomor 2744
(Mimpi yang benar adalah bagian dari tujuh puluh bagian dari kenabian)
حَدَّثَنَا يَحْيَى عَنْ عُبَيْدِ اللَّهِ أَخْبَرَنِي نَافِعٌ عَنِ ابْنِ عُمَرَ
عَنْ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ الرُّؤْيَا جُزْءٌ مِنْ سَبْعِينَ جُزْءًا مِنْ النُّبُوَّةِ
Telah menceritakan kepada kami Yahya dari Ubaidullah telah mengabarkan kepadaku Nafi’ dari Ibnu Umar dari Nabi ﷺ, beliau bersabda, “Mimpi (yang benar) adalah bagian dari tujuh puluh bagian dari kenabian.”

21) Nomor 4449
(Mimpi yang benar adalah bagian dari tujuh puluh bagian dari kenabian)
حَدَّثَنَا يَحْيَى عَنْ عُبَيْدِ اللَّهِ أَخْبَرَنِي نَافِعٌ عَنِ ابْنِ عُمَرَ
عَنْ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ الرُّؤْيَا جُزْءٌ مِنْ سَبْعِينَ جُزْءًا مِنْ النُّبُوَّةِ
Telah menceritakan kepada kami Yahya dari Ubaidullah telah mengabarkan kepadaku Nafi’ dari Ibnu Umar dari Nabi ﷺ, beliau bersabda, “Mimpi (yang benar) adalah bagian dari tujuh puluh bagian dari kenabian.”

22) Nomor 4858
(Mimpi yang benar termasuk bagian dari tujuh puluh bagian kenabian)
حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ عَبْدِ اللَّهِ حَدَّثَنَا عَبْدُ الْعَزِيزِ عَنْ نَافِعٍ عَنِ ابْنِ عُمَرَ
عَنْ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَنَّهُ قَالَ الرُّؤْيَا الصَّالِحَةُ جُزْءٌ مِنْ سَبْعِينَ جُزْءًا مِنْ النُّبُوَّةِ
Telah menceritakan kepada kami Muhammad bin Abdullah telah menceritakan kepada kami Abdul Aziz dari Nafi’ dari Ibnu Umar dari Nabi ﷺ, beliau bersabda, “Mimpi yang benar termasuk bagian dari tujuh puluh bagian kenabian.”

23) Nomor 5737
(Mimpi yang baik merupakan satu bagian dari tujuh puluh bagian kenabian)
حَدَّثَنَا هَاشِمٌ حَدَّثَنَا اللَّيْثُ حَدَّثَنَا نَافِعٌ عَنْ عَبْدِ اللَّهِ
عَنْ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَنَّهُ قَالَ الرُّؤْيَا الصَّالِحَةُ جُزْءٌ مِنْ سَبْعِينَ جُزْءًا مِنْ النُّبُوَّةِ
Telah menceritakan kepada kami Hasyim telah menceritakan kepada kami Laits telah menceritakan kepada kami Nafi’ dari Abdullah dari Rasulullah ﷺ beliau bersabda, “Mimpi yang baik merupakan satu bagian dari tujuh puluh bagian kenabian.”

24) Nomor 5762
(Mimpi yang baik merupakan bagian dari tujuh puluh bagian kenabian)
حَدَّثَنَا أَبُو الْيَمَانِ أَخْبَرَنِي شُعَيْبٌ قَالَ قَالَ نَافِعٌ سَمِعْتُ عَبْدَ اللَّهِ بْنَ عُمَرَ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ يَقُولُ
إِنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ إِنَّ الرُّؤْيَا الصَّالِحَةَ قَالَ نَافِعٌ حَسِبْتُ أَنَّ عَبْدَ اللَّهِ بْنَ عُمَرَ قَالَ جُزْءٌ مِنْ سَبْعِينَ جُزْءًا مِنْ النُّبُوَّةِ
Telah menceritakan kepada kami Abul Yaman telah mengabarkan kepadaku Syu’aib dia berkata, Nafi’ berkata, saya mendengar Abdullah bin Umar radhiallahu’anhu berkata; Rasulullah ﷺ bersabda, “Mimpi yang baik…..” Nafi’ berkata, saya taksir Abdullah Umar berkata, ” (merupakan) bagian dari tujuh puluh bagian kenabian.”

35) Nomor 5938
(Mimpi yang baik merupakan salah satu bagian dari tujuh puluh bagian kenabian)
حَدَّثَنَا سُلَيْمَانُ بْنُ دَاوُدَ الْهَاشِمِيُّ أَخْبَرَنَا سَعِيدُ بْنُ عَبْدِ الرَّحْمَنِ عَنْ عُبَيْدِ اللَّهِ عَنْ نَافِعٍ عَنِ ابْنِ عُمَرَ
أَنَّ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ الرُّؤْيَا الصَّالِحَةُ جُزْءٌ مِنْ سَبْعِينَ جُزْءًا مِنْ النُّبُوَّةِ فَمَنْ رَأَى خَيْرًا فَلْيَحْمَدْ اللَّهَ عَلَيْهِ وَلْيَذْكُرْهُ وَمَنْ رَأَى غَيْرَ ذَلِكَ فَلْيَسْتَعِذْ بِاللَّهِ مِنْ شَرِّ رُؤْيَاهُ وَلَا يَذْكُرْهَا فَإِنَّهَا لَا تَضُرُّهُ
Telah menceritakan kepada kami Sulaiman bin Daud Al Hasyimi telah mengabarkan kepada kami Sa’id bin Abdirrahma dari Ubaidullah dari Nafi’ dari Ibnu Umar bahwasanya Nabi ﷺ bersabda, “Mimpi yang baik merupakan salah satu bagian dari tujuh puluh bagian kenabian. Maka siapa yang bermimpi baik, hendaklah memuji Allah dan menceritakannya. Dan siapa yang bermimpi selain itu (keburukan), hendaknya dia meminta perlindungan kepada Allah dari keburukannya dan jangan menceritakannya, karena mimpi itu tidak membahayakannya.”

26) Nomor 6886
(Mimpi seorang mukmin itu satu bagian dari empat puluh enam bagian kenabian)
حَدَّثَنَا عَبْدُ الْأَعْلَى عَنْ مَعْمَرٍ عَنْ الزُّهْرِيِّ عَنْ سَعِيدِ بْنِ الْمُسَيَّبِ عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ
عَنْ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ رُؤْيَا الْمُؤْمِنِ جُزْءٌ مِنْ سِتَّةٍ وَأَرْبَعِينَ جُزْءًا مِنْ النُّبُوَّةِ
Telah menceritakan kepada kami Abdul A’la dari Ma’mar dari Az Zuhri dari Sa’id Ibnul Musayyab dari Abu Hurairah dari Nabi ﷺ, beliau bersabda, “Mimpi seorang mukmin itu satu bagian dari empat puluh enam bagian kenabian.”

27) Nomor 7322
(mimpinya seorang mukmin itu adalah satu dari empat puluh enam bagian kenabian)
وَقَالَ النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ رُؤْيَا الْمُؤْمِنِ جُزْءٌ مِنْ سِتَّةٍ وَأَرْبَعِينَ جُزْءًا مِنْ النُّبُوَّةِ
(Masih dari jalur periwayatan yang sama dengan hadits sebelumnya; -dari Abu Hurairah -) Dan Nabi ﷺ bersabda, “Sesungguhnya mimpinya seorang mukmin itu adalah satu dari empat puluh enam bagian kenabian.

28) Nomor 7323
(mimpinya seorang mukmin itu adalah satu dari empat puluh enam bagian kenabian)
حَدَّثَنَا عَبْدُ الرَّزَّاقِ أَخْبَرَنَا مَعْمَرٌ عَنِ الزُّهْرِيِّ عَنِ ابْنِ الْمُسَيَّبِ عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ قَالَ
قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ رُؤْيَا الْمُؤْمِنِ جُزْءٌ مِنْ سِتَّةٍ وَأَرْبَعِينَ جُزْءًا مِنْ النُّبُوَّةِ
Telah menceritakan kepada kami Abdurrazzaq telah mengabarkan kepada kami Ma’mar dari Az Zuhri dari Ibnul Musayyab dari Abu Hurairah, dia berkata; Rasulullah ﷺ bersabda, “Sesungguhnya mimpinya seorang mukmin itu adalah satu dari empat puluh enam bagian kenabian.”

29) Nomor 7814
(Mimpinya orang yang shalih itu adalah satu bagian dari empat puluh enam bagian kenabian)
وَقَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ رُؤْيَا الرَّجُلِ الصَّالِحِ جُزْءٌ مِنْ سِتَّةٍ وَأَرْبَعِينَ جُزْءًا مِنْ النُّبُوَّةِ
Masih melalui jalur periwayatan yang sama seperti hadits sebelumnya; dari Abu Hurairah; Dan Rasulullah ﷺ bersabda, “Mimpinya orang yang shalih itu adalah satu bagian dari empat puluh enam bagian kenabian.”

30) Nomor 8150
(Mimpi seorang laki-laki muslim adalah satu bagian dari tujuh puluh bagian kenabian)
حَدَّثَنَا عَفَّانُ حَدَّثَنَا عَبْدُ الْوَاحِدِ يَعْنِي ابْنَ زِيَادٍ حَدَّثَنَا عَاصِمُ بْنُ كُلَيْبٍ قَالَ حَدَّثَنِي أَبِي قَالَ سَمِعْتُ أَبَا هُرَيْرَةَ
ذَكَرَ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ رُؤْيَا الرَّجُلِ الْمُسْلِمِ جُزْءٌ مِنْ سَبْعِينَ جُزْءًا مِنْ النُّبُوَّةِ
Telah menceritakan kepada kami ‘Affan telah menceritakan kepada kami Abdul Wahid -yaitu Ibnu Ziyad- berkata; telah menceritakan kepada kami ‘Ashim Ibnu Kulaib berkata; bapakku telah menceritakan kepadaku, ia berkata; aku mendengar Abu Hurairah menyebutkan Nabi ﷺ, “Mimpi seorang laki-laki muslim adalah satu bagian dari tujuh puluh bagian kenabian.”

31) Nomor 9279
(Mimpi baik yang dilihat atau diperlihatkan kepada seorang muslim adalah satu dari empat puluh enam bagian kenabian)
وَبِإِسْنَادِهِ
قَالَ الرُّؤْيَا الصَّالِحَةُ يَرَاهَا الْمُسْلِمُ أَوْ تُرَى لَهُ جُزْءٌ مِنْ سِتَّةٍ وَأَرْبَعِينَ جُزْءًا مِنْ النُّبُوَّةِ
Masih melalui jalur periwayatan yang sama seperti hadits sebelumnya dari Abu Hurairah Dan dengan sanadnya, beliau bersabda, “Mimpi baik yang dilihat atau diperlihatkan kepada seorang muslim adalah satu dari empat puluh enam bagian kenabian.”

32) Nomor 11596
(Mimpi orang yang beriman adalah bagian dari empat puluh enam bagian kenabian)
حَدَّثَنَا ابْنُ أَبِي عَدِيٍّ عَنْ حُمَيْدٍ عَنْ أَنَسٍ قَالَ
قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ رُؤْيَا الْمُؤْمِنِ جُزْءٌ مِنْ سِتَّةٍ وَأَرْبَعِينَ جُزْءًا مِنْ النُّبُوَّةِ
Telah menceritakan kepada kami Ibnu Abu Adi dari Humaid dari Anas ia berkata; Rasulullah ﷺ bersabda, “Mimpi orang yang beriman adalah bagian dari empat puluh enam bagian kenabian.”

33) Nomor 11824
(Mimpi yang benar dari seorang laki-laki shalih adalah satu bagian dari empat puluh enam bagian kenabian)
حَدَّثَنَا رَوْحٌ حَدَّثَنَا مَالِكٌ عَنْ إِسْحَاقَ بْنِ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ أَبِي طَلْحَةَ عَنْ أَنَسِ بْنِ مَالِكٍ
أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ الرُّؤْيَا الْحَسَنَةُ مِنْ الرَّجُلِ الصَّالِحِ جُزْءٌ مِنْ سِتَّةٍ وَأَرْبَعِينَ جُزْءًا مِنْ النُّبُوَّةِ
Telah menceritakan kepada kami Rauh berkata, telah menceritakan kepada kami Malik dari Ishaq bin Abdullah bin Abu Thalhah dari Anas bin Malik berkata; Rasulullah ﷺ bersabda, “Mimpi yang benar dari seorang laki-laki shalih adalah satu bagian dari empat puluh enam bagian kenabian.”

34) Nomor 12050
(Mimpi baik orang saleh merupakan satu bagian dari empat puluh enam bagian kenabian)
حَدَّثَنَا إِسْحَاقُ قَالَ أَخْبَرَنَا مَالِكٌ عَنْ إِسْحَاقَ بْنِ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ أَبِي طَلْحَةَ عَنْ أَنَسِ بْنِ مَالِكٍ قَالَ
قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ الرُّؤْيَا الْحَسَنَةُ مِنْ الرَّجُلِ الصَّالِحِ جُزْءٌ مِنْ سِتَّةٍ وَأَرْبَعِينَ جُزْءًا مِنْ النُّبُوَّةِ
Telah menceritakan kepada kami Ishaq berkata, telah mengabarkan kepada kami Malik dari Ishaq bin Abdillah bin Abi Thalhah dari Anas bin Malik berkata, Rasulullah ﷺ bersabda, “Mimpi baik orang saleh merupakan satu bagian dari empat puluh enam bagian kenabian.”

35) Nomor 13322
(Sesungguhnya risalah dan kenabian telah terhenti, tetapi akan ada Al mubasyirat yaitu mimpi seorang muslim yang saleh, dan itu termasuk satu bagian dari bagian-bagian kenabian)
حَدَّثَنَا عَفَّانُ حَدَّثَنَا عَبْدُ الْوَاحِدِ بْنُ زِيَادٍ حَدَّثَنَا الْمُخْتَارُ بْنُ فُلْفُلٍ حَدَّثَنَا أَنَسُ بْنُ مَالِكٍ قَالَ
قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ إِنَّ الرِّسَالَةَ وَالنُّبُوَّةَ قَدْ انْقَطَعَتْ فَلَا رَسُولَ بَعْدِي وَلَا نَبِيَّ قَالَ فَشَقَّ ذَلِكَ عَلَى النَّاسِ قَالَ قَالَ وَلَكِنْ الْمُبَشِّرَاتُ قَالُوا يَا رَسُولَ اللَّهِ وَمَا الْمُبَشِّرَاتُ قَالَ رُؤْيَا الرَّجُلِ الْمُسْلِمِ وَهِيَ جُزْءٌ مِنْ أَجْزَاءِ النُّبُوَّةِ
Telah menceritakan kepada kami ‘Affan telah menceritakan kepada kami Abdul Wahid bin Ziyad telah menceritakan kepada kami Al Mukhtar bin Fulful telah menceritakan kepada kami Anas bin Malik berkata; Rasulullah ﷺ bersabda, “Sesungguhnya risalah dan kenabian telah terhenti, tidak ada Rasul dan tidak ada nabi setelahku”. (Anas bin Malik radhiallahu’anhu) berkata; hal itu menjadikan para shabat merasa keberatan. (Anas bin Malik radhiallahu’anhu) berkata; (Rasulullah ﷺ lantas bersabda, “Tetapi akan ada Al mubasyirat”. Mereka berkata; Wahai Rasulullah apakah Al mubasyirat itu. (Rasulullah ﷺ) bersabda, “Mimpi seorang muslim yang saleh, dan itu termasuk satu bagian dari bagian-bagian kenabian”.

https://youtube.com/playlist?list=PLuGblOCSib6yg9oE6yKIWD3NwQh73A-cK


Komentar

Tinggalkan komentar

Rancang situs seperti ini dengan WordPress.com
Mulai