3 Maret 2025
Surah Ad-Dukhan (الدخان) adalah surah ke-44 dalam Al-Qur’an, terdiri dari 59 ayat, termasuk dalam golongan surah Makkiyah. Nama Ad-Dukhan berarti asap/kabut, merujuk pada salah satu tanda hari kiamat yang disebutkan dalam ayat 10.
Berikut adalah terjemahan Surah Ad-Dukhan dalam bahasa Indonesia:
Surah Ad-Dukhan (Asap/Kabut) – QS. 44:1-59
Dengan nama Allah Yang Maha Pengasih, Maha Penyayang.
- Haa Miim.
- Demi Kitab (Al-Qur’an) yang jelas,
- Sesungguhnya Kami menurunkannya pada malam yang diberkahi. Sungguh, Kami-lah yang memberi peringatan.
- Pada malam itu dijelaskan segala urusan yang penuh hikmah,
- (yaitu) urusan dari sisi Kami. Sungguh, Kami yang mengutus (rasul-rasul).
- Sebagai rahmat dari Tuhanmu. Sesungguhnya Dialah Yang Maha Mendengar, Maha Mengetahui,
- (Tuhan) yang memelihara langit dan bumi serta apa yang ada di antara keduanya. Jika kamu orang-orang yang yakin (beriman),
- Tidak ada Tuhan selain Dia, yang menghidupkan dan mematikan. (Dialah) Tuhanmu dan Tuhan nenek moyangmu yang terdahulu.
- Tetapi mereka dalam keraguan, mereka bermain-main.
- Maka tunggulah pada hari ketika langit membawa kabut yang nyata,
- Yang meliputi manusia. Inilah azab yang pedih.
- (Mereka berdoa), “Ya Tuhan kami, lenyapkanlah azab ini dari kami, sesungguhnya kami akan beriman.”
- Bagaimana mungkin mereka mengambil pelajaran, padahal telah datang kepada mereka seorang rasul yang memberi penjelasan,
- Kemudian mereka berpaling darinya dan berkata, “Dia adalah seorang yang menerima ajaran (dari orang lain), seorang yang gila.”
- Sungguh, Kami akan melenyapkan siksaan itu untuk sementara waktu, tetapi sesungguhnya kamu akan kembali (kufur).
- Pada hari ketika Kami menghantam mereka dengan pukulan keras, sesungguhnya Kami akan membalas.
- Dan sungguh, sebelum mereka, Kami telah menguji kaum Fir’aun, dan telah datang kepada mereka seorang rasul yang mulia (Musa),
- (yang berkata), “Serahkanlah kepadaku hamba-hamba Allah (Bani Israil). Sungguh, aku adalah utusan Allah yang terpercaya kepadamu.”
- Dan janganlah kamu berlaku sombong terhadap Allah. Sungguh, aku datang kepadamu dengan membawa bukti yang nyata.
- Dan sesungguhnya aku telah berlindung kepada Tuhanku dan Tuhanmu, agar kamu tidak melempariku dengan batu.
- Jika kamu tidak beriman kepadaku, maka biarkanlah aku (menyampaikan risalah).
- Kemudian dia (Musa) berdoa kepada Tuhannya, “Sesungguhnya mereka ini adalah kaum yang berdosa.”
- (Allah berfirman), “Maka berjalanlah dengan hamba-hamba-Ku pada malam hari, sesungguhnya kamu akan dikejar.
- Dan tinggalkanlah laut itu dalam keadaan terbelah. Sungguh, mereka adalah bala tentara yang akan ditenggelamkan.”
- Betapa banyak taman dan mata air yang mereka tinggalkan,
- (Begitu pula) kebun-kebun dan tempat-tempat yang indah,
- Dan kesenangan-kesenangan yang mereka nikmati.
- Demikianlah, dan Kami wariskan semua itu kepada kaum yang lain.
- Maka langit dan bumi tidak menangisi mereka dan mereka pun tidak diberi penangguhan.
- Dan sungguh, Kami telah menyelamatkan Bani Israil dari azab yang menghinakan,
- Dari (kezaliman) Fir’aun. Sesungguhnya dia adalah orang yang sombong, termasuk orang-orang yang melampaui batas.
- Dan sesungguhnya Kami telah memilih mereka dengan ilmu (Kami) di atas bangsa-bangsa (pada masa itu).
- Dan Kami telah memberikan kepada mereka beberapa tanda (kebesaran) yang di dalamnya terdapat ujian yang nyata.
- Sesungguhnya mereka (kaum musyrik Mekah) berkata,
- “Hidup ini tidak lain hanyalah kehidupan kita di dunia, kita mati dan kita hidup, dan tidak ada yang membinasakan kita selain waktu.” Tetapi mereka tidak mempunyai pengetahuan tentang itu, mereka hanya menduga-duga saja.
- Maka mengapa mereka tidak mendatangkan bukti yang nyata jika mereka memang orang yang benar?
- Apakah mereka yang lebih baik ataukah kaum Tubba’ dan orang-orang sebelum mereka? Kami telah membinasakan mereka, karena mereka adalah orang-orang yang berdosa.
- Dan Kami tidak menciptakan langit dan bumi serta apa yang ada di antara keduanya dengan bermain-main.
- Kami tidak menciptakan keduanya melainkan dengan kebenaran, tetapi kebanyakan mereka tidak mengetahui.
- Sesungguhnya hari keputusan (hari kiamat) itu adalah waktu yang dijanjikan bagi mereka semuanya,
- Yaitu pada hari ketika seorang karib tidak dapat memberi manfaat kepada karibnya sedikit pun, dan mereka tidak akan ditolong,
- Kecuali orang yang diberi rahmat oleh Allah. Sesungguhnya Dialah Yang Maha Perkasa, Maha Penyayang.
- Sesungguhnya pohon zaqqum
- Makanan bagi orang yang banyak dosa.
- (Makanan ini) seperti cairan tembaga yang mendidih dalam perut,
- Seperti mendidihnya air yang sangat panas.
- (Dikatakan kepada malaikat), “Peganglah dia, lalu seretlah dia ke tengah-tengah neraka.
- Kemudian tuangkan di atas kepalanya azab (berupa) air yang sangat panas.”
- (Dikatakan kepadanya), “Rasakanlah! Sesungguhnya engkau orang yang perkasa lagi mulia (di dunia dahulu).”
- Sesungguhnya ini adalah (azab) yang dahulu kamu ragukan.
- Sesungguhnya orang-orang yang bertakwa berada dalam tempat yang aman,
- Di dalam taman-taman dan mata air-mata air,
- Mereka memakai sutra halus dan sutra tebal, (duduk) berhadap-hadapan.
- Demikianlah, dan Kami berikan kepada mereka pasangan bidadari yang bermata indah.
- Di sana mereka dapat meminta segala macam buah-buahan dengan aman (dari segala bahaya).
- Mereka tidak akan merasakan kematian di dalamnya, kecuali kematian di dunia. Dan Allah melindungi mereka dari azab neraka,
- Sebagai karunia dari Tuhanmu. Itulah keberuntungan yang besar.
- Maka sesungguhnya Kami mudahkan Al-Qur’an itu dengan bahasamu agar mereka mendapat pelajaran.
- Maka tunggulah! Sesungguhnya mereka juga menunggu.
Pesan Utama Surah Ad-Dukhan
- Menegaskan kebesaran Al-Qur’an dan malam Lailatul Qadar.
- Ancaman bagi orang yang menolak kebenaran.
- Kisah Fir’aun sebagai peringatan.
- Gambaran azab neraka dan kenikmatan surga.
Surah ini mengingatkan manusia agar beriman dan bersiap menghadapi hari kiamat dengan amal yang baik.
Tinggalkan komentar