KETIKA ILMU SALAH TEMPAT

Tangerang, 10 Agustus 2024

Dari Group WA

Ketika Ilmu Salah Tempat

Tersebutlah di Irak seorang Profesor mencari mahasiswanya yang pintar tetapi tidak masuk kuliah dan dia mengira mahasiswanya ini sakit padahal mahasiswanya ini tidak sakit, dia terhalang untuk datang ke kampus karena suatu sebab.

Ketika profesornya datang ke tempat kos mahasiswanya ternyata tempat kosnya cuma satu kamar dan sangat sempit jadi mahasiswanya ini sangat miskin, kemudian setelah mahasiswanya ini menjamu dengan segelas teh ke profesornya.

Profesornya berkata kepada mahasiswanya: Kenapa kamu tidak datang ke kampus?

Mahasiswa:
العلم لا يشتري باقة فجل
(ilmu itu tidak berguna untuk membeli seikat sayur lobak)

Profesor, aku kelaparan selama seminggu dan aku cuma punya 1,5 fulus (1,5 riyal)

Lalu aku beli roti dengan harga 1 riyal dari toko roti, kemudian aku pergi ke penjual sayuran mau membeli seikat sayur lobak dengan harga setengah real lalu penjual sayur lobak tadi bilang harganya 1 riyal bukan 0,5 real, terus aku berkata: Bagaimana kalau aku ajari kamu masalah nahwu atau masalah-masalah sastra Arab dan lain-lain sebagai imbalan 0,5 real?

Terus penjualnya mengejek dan berkata: علمك لا يشتري باقة فجل
( ilmumu itu tidak berguna untuk membeli seikat sayur lobak).

Mendengar itu mahasiswanya merasa benar juga ya, lalu dia Meninggalkan kuliah karena ternyata ilmunya tidak berguna karena untuk membeli sayur lobak saja tidak bisa

Profesornya saat itu tidak berkomentar apa-apa tapi profesornya memberikan cincin emas ke mahasiswanya dan berkata: Coba Jual ini dan besok datang ke kampus bawa hasil penjualannya.

Besoknya setelah berhasil dijual emas tadi profesornya bilang: Harganya bagus nih, kamu jual di mana?

Mahasiswa: Aku menjualnya di toko emas.

Profesor: Kenapa kamu tidak jual di penjual sayuran kemarin?

Mahasiswa: Penjual sayuran mana tahu nilai emas!

Profesor: Begitu juga penjual sayuran mana tahu nilainya ilmu, betapa berharganya ilmu itu !

Jadi yang jadi permasalahan itu bukan karena ilmumu tidak bernilai atau tidak berharga tapi kamu menyebarkan ilmu terhadap orang yang tidak menghargainya.
Makanya kalau kamu ingin ilmumu berguna ya harus diajarkan/ disebarkan kepada orang-orang yang menghargai ilmu.
Kalau diberikan kepada orang-orang yang tidak menghargai ilmu ya seperti kisah di atas.

Semoga bermanfaat

📚✍️


Komentar

Tinggalkan komentar

Rancang situs seperti ini dengan WordPress.com
Mulai