TAFSIR SURAT AR-RAHMAN, MAKNA DAN FADILAHNYA

10 Maret 2025/1446H

Tafsir Surat Ar-Rahman: Makna dan Fadilahnya

Makna Surat Ar-Rahman

Surat Ar-Rahman adalah surat ke-55 dalam Al-Qur’an, terdiri dari 78 ayat. Surat ini dinamai dari salah satu nama Allah, “Ar-Rahman” (Yang Maha Pengasih), yang menegaskan luasnya rahmat-Nya kepada seluruh makhluk.

Beberapa poin penting dalam makna Surat Ar-Rahman:

  1. Rahmat Allah Meliputi Segala Sesuatu
    Allah membuka surat ini dengan menyebut diri-Nya sebagai Ar-Rahman, menunjukkan bahwa kasih sayang-Nya meliputi seluruh alam.
  2. Nikmat-Nikmat Allah
    Surat ini banyak menyebutkan berbagai nikmat Allah, seperti penciptaan manusia, ilmu, langit, bumi, laut, dan berbagai rezeki yang diberikan kepada makhluk-Nya.
  3. Pertanggungjawaban di Akhirat
    Disebutkan tentang keadilan Allah pada hari kiamat, di mana semua amal akan diperhitungkan dengan seimbang.
  4. Perulangan Ayat “فَبِأَيِّ آلَاءِ رَبِّكُمَا تُكَذِّبَانِ”
    (“Maka nikmat Tuhanmu yang manakah yang kamu dustakan?”)
    Ayat ini diulang 31 kali, menegaskan betapa banyaknya nikmat Allah yang sering dilupakan manusia.

Fadilah dan Keutamaan Surat Ar-Rahman

  1. Menjadikan Hati Tenang dan Bersyukur
    Membaca dan merenungkan makna surat ini dapat menumbuhkan rasa syukur atas segala nikmat Allah.
  2. Mendapat Syafaat di Akhirat
    Dalam beberapa riwayat, Surat Ar-Rahman disebut sebagai “pengantin Al-Qur’an” dan dapat menjadi syafaat bagi pembacanya di hari kiamat.
  3. Penyembuh Hati dan Jiwa
    Membaca Surat Ar-Rahman dapat memberikan ketenangan hati, menghilangkan kecemasan, dan meningkatkan keimanan.
  4. Melembutkan Hati yang Keras
    Diriwayatkan bahwa Rasulullah ﷺ bersabda,
    “Segala sesuatu memiliki pengantin, dan pengantin dari Al-Qur’an adalah Surat Ar-Rahman.”
    (HR. Baihaqi dalam Syu’ab al-Iman)

Kesimpulan

Surat Ar-Rahman mengajarkan tentang kasih sayang Allah, nikmat-Nya yang melimpah, serta tanggung jawab manusia terhadap segala pemberian-Nya. Membacanya secara rutin dapat menambah keimanan, ketenangan, serta menjadi sumber syafaat di akhirat.


Komentar

Tinggalkan komentar

Rancang situs seperti ini dengan WordPress.com
Mulai