
Jum’at, 16 Maret 2025
Makna Nuzulul Qur’an
Nuzulul Qur’an berasal dari bahasa Arab:
- Nuzul (نزول) berarti “turun” atau “diturunkan”.
- Al-Qur’an (القرآن) adalah kitab suci umat Islam.
Jadi, Nuzulul Qur’an berarti peristiwa turunnya Al-Qur’an dari Allah SWT kepada Nabi Muhammad SAW melalui perantaraan Malaikat Jibril.
Sejarah Turunnya Al-Qur’an
Al-Qur’an diturunkan dalam dua tahap:
- Dari Lauhul Mahfudz ke Langit Dunia
- Al-Qur’an disimpan di Lauhul Mahfudz sebelum diturunkan.
- Pada malam Lailatul Qadr di bulan Ramadan, seluruh Al-Qur’an diturunkan ke langit dunia secara sekaligus (nazil wahidah).
- Ini disebut dalam QS. Al-Qadr: 1:
“Sesungguhnya Kami telah menurunkannya (Al-Qur’an) pada malam kemuliaan.”
- Dari Langit Dunia ke Nabi Muhammad SAW
- Al-Qur’an kemudian diturunkan secara bertahap selama 23 tahun:
- 13 tahun di Makkah (ayat-ayat Makkiyah, lebih banyak tentang tauhid dan akidah).
- 10 tahun di Madinah (ayat-ayat Madaniyah, lebih banyak tentang hukum Islam dan kehidupan sosial).
- Malaikat Jibril menyampaikan wahyu kepada Nabi Muhammad SAW sesuai kebutuhan dan peristiwa yang terjadi.
- Al-Qur’an kemudian diturunkan secara bertahap selama 23 tahun:
Petunjuk Allah tentang Al-Qur’an
Allah SWT menegaskan dalam beberapa ayat bahwa Al-Qur’an adalah:
- Petunjuk bagi manusia
- QS. Al-Baqarah: 2:
“Kitab (Al-Qur’an) ini tidak ada keraguan padanya, petunjuk bagi mereka yang bertakwa.”
- QS. Al-Baqarah: 2:
- Cahaya dan penyembuh
- QS. Al-Isra: 9:
“Sesungguhnya Al-Qur’an ini memberi petunjuk ke jalan yang lebih lurus…” - QS. Fussilat: 44:
“…Katakanlah: Al-Qur’an itu adalah petunjuk dan penyembuh bagi orang-orang yang beriman.”
- QS. Al-Isra: 9:
- Sebagai mukjizat terbesar Nabi Muhammad SAW
- QS. Al-Ankabut: 50-51:
“Dan apakah tidak cukup bagi mereka bahwa Kami telah menurunkan kepadamu Kitab (Al-Qur’an) yang dibacakan kepada mereka?”
- QS. Al-Ankabut: 50-51:
Dengan memahami makna Nuzulul Qur’an dan sejarah turunnya, kita semakin yakin bahwa Al-Qur’an adalah petunjuk utama dalam kehidupan.
Tinggalkan komentar