Bandung, 5 September 2025
Berikut penjelasan mengenai Pengamalan Dua Kalimah Syahadat menurut Dr. KH. Muhammad Rusfi, M.Ag (Buya Rusfi) berdasarkan video-video ceramah beliau yang tersedia secara umum:
Dalam video tersebut, Buya Rusfi membahas lima tahapan dalam mengisi (mengamalkan) dua kalimah syahadat, yakni:
- Posisi Syahadat Tauhid – menyadari bahwa kalimat “Laa ilaaha illallaah” meneguhkan keesaan Tuhan.
- Posisi Syahadat Rasul – mendalami makna “wa asyhadu anna Muhammadar rasulullaah” sebagai penyerahan kepada Nabi Muhammad ﷺ.
- Ilmu Hakikat – memahami makna mendalam dari syahadat, bukan sekadar recitation, tapi membawa dimensi batin.
- Ilmu – belajar dan memahami syahadat secara ilmi, melalui pemahaman tasawuf dan tauhid.
- Pemakaian (praktik) – menerapkan syahadat tersebut dalam kehidupan sehari-hari, menjadikannya sebagai dasar kehidupan batin dan personal.
Penjabaran Makna Setiap Tahapan
Tahapan Makna Pengamalan Syahadat Tauhid Yakin mutlak hanya Allah yang berhak disembah. Syahadat Rasul Meneladani dan merujuk kepada Nabi Muhammad ﷺ dalam seluruh aspek hidup. Ilmu Hakikat Memasuki tingkat batin, memahami esensi tauhid secara mendalam (makrifat). Ilmu (Ilmiah) Menguatkan pemahaman lewat kajian, belajar syariat dan tasawuf. Pemakaian Menghidupkan syahadat dalam tindakan, ucapan, dan keberadaan sehari-hari.
Model ini menunjukkan bahwa syahadat bukan sekadar kalimat lisan, melainkan jalan spiritual progresif: dari keyakinan akal (tauhid & rasul), ke pemahaman batin (hakikat), pembekalan ilmu, hingga pengamalan nyata.
Beberapa Temuan Relevan Lainnya
- Dalam ceramah lain seperti “Hakikat Dua Kalimat Syahadat”, Buya Rusfi mengajak untuk memahami makna syahadat secara utuh—bukan sekadar pengucapan saja .
- Ada juga kajian yang menekankan “banyak yang tahu cara mengamalkan, tapi belum tahu isi dua kalimat syahadat” — artinya, pemahaman esensi lebih penting daripada sekadar cara pengucapan .
Kesimpulan
Menurut Buya Dr. KH. Muhammad Rusfi, pengamalan dua kalimah syahadat perlu dilakukan dalam lima tahapan:
- Keyakinan akal (Tauhid)
- Peneladanan Rasul ﷺ
- Pendalaman batin (Makrifat)
- Pembelajaran (ilmiah)
- Pengamalan nyata dalam hidup sehari-hari.
Tinggalkan komentar