Berikut beberapa dalil dan makna beserta tulisan Arabnya.
1. Rezeki dari Bumi
Allah memerintahkan manusia untuk memakan apa yang ada di bumi yang halal dan baik.
Tulisan Arab:
يَا أَيُّهَا النَّاسُ كُلُوا مِمَّا فِي الْأَرْضِ حَلَالًا طَيِّبًا
Latin:
Yā ayyuhannāsu kulū mimmā fil-arḍi ḥalālan ṭayyibā.
Artinya:
“Wahai manusia, makanlah dari apa yang ada di bumi yang halal lagi baik.”
(QS. Al-Baqarah: 168)
Makna
- Bumi adalah tempat sumber makanan dan kehidupan.
- Allah menyediakan tanaman, buah, hewan, air, dan berbagai kebutuhan manusia.
- Manusia diperintahkan memilih yang halal dan baik (thayyib).
2. Keberkahan dari Langit
Dalam Al-Qur’an dijelaskan bahwa jika manusia beriman dan bertakwa, Allah akan membuka keberkahan dari langit dan bumi.
Tulisan Arab:
وَلَوْ أَنَّ أَهْلَ الْقُرَىٰ آمَنُوا وَاتَّقَوْا لَفَتَحْنَا عَلَيْهِم بَرَكَاتٍ مِّنَ السَّمَاءِ وَالْأَرْضِ
Latin:
Walau anna ahlal-qurā āmanū wattaqau lafataḥnā ‘alaihim barakātin minas-samā’i wal-arḍ.
Artinya:
“Sekiranya penduduk negeri beriman dan bertakwa, pasti Kami akan melimpahkan kepada mereka keberkahan dari langit dan bumi.”
(QS. Al-A’raf: 96)
Makna
- Langit: hujan, cahaya matahari, energi kehidupan.
- Bumi: hasil pertanian, tambang, makanan, kehidupan.
- Jika manusia bertakwa, maka rezeki menjadi berkah.
3. Rezeki Turun dari Langit
Allah juga menjelaskan bahwa makanan berasal dari hujan yang diturunkan dari langit.
Tulisan Arab:
وَأَنزَلْنَا مِنَ السَّمَاءِ مَاءً فَأَخْرَجْنَا بِهِ أَزْوَاجًا مِّن نَّبَاتٍ شَتَّى
Artinya:
“Kami turunkan dari langit air (hujan), lalu Kami tumbuhkan dengan itu berbagai macam tumbuh-tumbuhan.”
(QS. Thaha: 53)
Fadilah Memakan Rezeki dari Bumi dan Langit
Beberapa hikmah atau fadilahnya:
- Mensyukuri nikmat Allah
Makanan menjadi sarana mengingat bahwa semua berasal dari Allah. - Menjaga kehalalan hidup
Makan yang halal akan menjadikan doa mudah dikabulkan. - Menguatkan ibadah
Tubuh yang kuat dari makanan halal membantu menjalankan ibadah. - Mendatangkan keberkahan hidup
Jika rezeki halal dan disyukuri, hidup menjadi tenang dan berkah.
✅ Kesimpulan:
Dalam khazanah Islam, manusia memakan rezeki dari bumi, tetapi sumbernya tetap dari Allah yang menurunkan keberkahan dari langit. Oleh karena itu manusia diperintahkan makan yang halal, bersyukur, dan bertakwa agar rezekinya menjadi berkah.
Arti dan fadilahnya Dzikir Khasanah Bumi Dan Lanit

1. Tulisan Arab Dzikir
لَا إِلٰهَ إِلَّا اللَّهُ، وَاللَّهُ أَكْبَرُ، وَسُبْحَانَ اللَّهِ، وَالْحَمْدُ لِلَّهِ، وَأَسْتَغْفِرُ اللَّهَ الْعَظِيمَ،
اللَّهُمَّ أَنْتَ الْأَوَّلُ وَالْآخِرُ وَالظَّاهِرُ وَالْبَاطِنُ،
تُحْيِي وَتُمِيتُ، وَهُوَ عَلَىٰ كُلِّ شَيْءٍ قَدِيرٌ
2. Latin
Lā ilāha illallāh, wallāhu akbar, wa subḥānallāh, wal-ḥamdu lillāh, wa astaghfirullāhal ‘aẓīm.
Allāhumma anta al-awwalu wal-ākhiru waẓ-ẓāhiru wal-bāṭin.
Yuḥyī wa yumītu, wa huwa ‘alā kulli shay’in qadīr.
3. Artinya
“Tiada Tuhan selain Allah, Allah Maha Besar, Maha Suci Allah, segala puji bagi Allah, dan aku memohon ampun kepada Allah Yang Maha Agung.
Ya Allah Engkau Yang Maha Awal dan Maha Akhir, Yang Maha Zahir dan Maha Batin.
Engkaulah yang menghidupkan dan mematikan, dan Engkau Maha Kuasa atas segala sesuatu.”
4. Makna Tauhid di Dalam Dzikir Ini
Dzikir ini mengandung pengakuan tauhid yang lengkap, yaitu:
- Tauhid Uluhiyah
La ilaha illallah → hanya Allah yang berhak disembah. - Tauhid Rububiyah
Tuhyi wa tumit → Allah yang menghidupkan dan mematikan. - Tauhid Asma wa Sifat
Al-Awwal, Al-Akhir, Az-Zahir, Al-Batin → nama-nama Allah yang agung. - Pengagungan dan Tasbih
Allahu Akbar, Subhanallah, Alhamdulillah. - Taubat kepada Allah
Astaghfirullahal ‘adzim.
5. Fadilah (Keutamaan) Dzikir Ini
1. Menghapus dosa
Rasulullah ﷺ bersabda:
“Barang siapa memperbanyak istighfar, Allah akan memberi jalan keluar dari setiap kesempitan.”
(HR. Abu Dawud)
2. Mendapat pahala besar
Kalimat:
سُبْحَانَ اللَّهِ وَالْحَمْدُ لِلَّهِ
termasuk dzikir yang paling dicintai Allah.
(HR. Muslim)
3. Menguatkan tauhid
Kalimat:
لَا إِلٰهَ إِلَّا اللَّهُ
adalah kalimat terbaik yang pernah diucapkan para nabi.
(HR. Tirmidzi)
4. Mendekatkan diri kepada Allah
Dzikir yang menyebut nama-nama Allah (Al-Awwal, Al-Akhir, Az-Zahir, Al-Batin) membuat hati lebih mengenal kebesaran Allah.
5. Menenangkan hati
Allah berfirman:
أَلَا بِذِكْرِ اللَّهِ تَطْمَئِنُّ الْقُلُوبُ
“Ingatlah, dengan mengingat Allah hati menjadi tenang.”
(QS. Ar-Ra’d: 28)
6. Hikmah Spiritual
Dzikir ini mengajarkan bahwa:
- Hidup dan mati sepenuhnya milik Allah
- Allah awal segala sesuatu dan akhir segala sesuatu
- Segala pujian kembali kepada Allah
- Manusia harus selalu bertaubat dan berdzikir
✅ Kesimpulan
Dzikir ini merupakan gabungan tasbih, tahmid, takbir, tahlil, dan istighfar yang sangat baik diamalkan setiap hari, terutama:
- setelah shalat
- setelah subuh dan maghrib
- atau saat berzikir di majelis.
Tinggalkan komentar