Bandung, 6 Juli 2025
Kisah kelahiran Ya’juj dan Ma’juj (Gog and Magog) tidak dijelaskan secara rinci dalam Al-Qur’an maupun Hadis Sahih dalam bentuk asal-usul biologis atau kelahiran seperti manusia biasa. Namun, ada beberapa keterangan dari Al-Qur’an, Hadis, dan beberapa atsar (riwayat ulama salaf) mengenai asal-usul, sifat, serta kemunculan mereka di akhir zaman. Berikut penjelasannya secara terstruktur:
🕌 1. Asal-Usul Ya’juj dan Ma’juj
- Disebutkan dalam Al-Qur’an:
Allah SWT menyebut mereka dalam Surat Al-Kahfi ayat 94–98 dan Surat Al-Anbiya’ ayat 96–97 sebagai kaum yang sangat merusak dan kuat. Mereka berasal dari keturunan manusia, menurut beberapa pendapat ulama. - Riwayat dari Nabi SAW: Dalam hadis riwayat Ibnu Majah dan At-Tirmidzi, Rasulullah SAW menyebut bahwa Ya’juj dan Ma’juj berasal dari anak cucu Nabi Nuh ‘alaihis salam, melalui keturunan Yafits bin Nuh (salah satu dari tiga putra Nabi Nuh: Sam, Ham, dan Yafits).
“Ya’juj dan Ma’juj berasal dari anak cucu Adam…” (HR. Ahmad dan At-Tirmidzi – derajatnya ada yang menyatakan hasan, ada juga dha’if)
🧬 2. Bagaimana Bentuk dan Karakter Mereka?
- Disebutkan dalam hadis-hadis sahih:
- Mereka jumlahnya sangat banyak sekali.
- Setiap orang dari mereka akan membawa seribu keturunan yang juga suka merusak.
- Dalam beberapa riwayat disebutkan mereka memiliki wajah lebar, mata kecil, hidung pesek, dan bentuk fisik pendek besar seperti orang Asia Timur atau Mongol (menurut tafsir klasik seperti Ibnu Katsir dan Al-Qurtubi).
⛰️ 3. Kisah Dalam Al-Qur’an: Dzulqarnain dan Tembok Besi
Dalam Surat Al-Kahfi 94–98, diceritakan bahwa:
- Ya’juj dan Ma’juj adalah kaum perusak yang membuat keresahan bagi masyarakat.
- Dzulqarnain, seorang raja shalih yang diberi kekuasaan oleh Allah, membangun tembok besar dari besi dan tembaga untuk mengurung Ya’juj dan Ma’juj agar tidak bisa keluar merusak.
- Hingga saat ini, mereka masih terkurung di balik tembok tersebut, dan akan keluar di akhir zaman sebagai bagian dari tanda-tanda besar kiamat.
⌛ 4. Kemunculan Ya’juj dan Ma’juj di Akhir Zaman
- Akan terjadi setelah turunnya Nabi Isa ‘alaihis salam dan setelah Dajjal dikalahkan.
- Mereka keluar dengan jumlah besar dan menghancurkan semua yang mereka lewati.
- Mereka akan membuat kerusakan hebat di bumi sehingga manusia bersembunyi di pegunungan.
- Nabi Isa dan orang-orang mukmin akan berdoa, lalu Allah akan membinasakan mereka dengan ulat yang menyerang leher mereka (HR. Muslim).
📚 5. Pendapat Ulama Mengenai Asal Fisik dan Sejarahnya
- Ibnu Katsir: Ya’juj dan Ma’juj adalah manusia dari keturunan Adam, memiliki sifat sangat jahat dan suka merusak.
- Imam An-Nawawi: Mereka adalah manusia biasa, bukan jin, namun memiliki jumlah dan kekuatan luar biasa.
- Tafsir Al-Qurthubi: Mereka berasal dari bagian timur Asia, disebut juga keturunan Yafits bin Nuh.
❌ Catatan Penting:
Banyak kisah-kisah palsu atau israiliyyat (dongeng dari sumber Yahudi/Kristen) yang beredar, seperti kisah Ya’juj dan Ma’juj memiliki telinga besar, hidup ribuan tahun, atau makhluk bukan manusia. Mayoritas itu tidak berdasar pada hadis sahih, dan tidak digunakan sebagai sumber dalam aqidah Islam.
✅ Kesimpulan:
- Ya’juj dan Ma’juj adalah manusia dari keturunan Nabi Nuh a.s., lebih tepatnya dari jalur Yafits bin Nuh.
- Mereka masih hidup dan terkurung hingga saat ini, akan keluar di akhir zaman dan menyebabkan kerusakan besar.
- Tidak ada penjelasan eksplisit dalam Al-Qur’an atau hadis sahih mengenai tanggal kelahiran atau silsilah personal mereka, tetapi asal-muasalnya dari keturunan manusia.
Tinggalkan komentar